satu minggu sudah terlewati saat dimana hal yang menegangkan serta melelahkan karena kami selaku instruktur telah melakukan training terhadap sd dan smp untuk menggunakan program yang bernama Trims yang dapat dibuka pada microsoft excel, dalam training hari pertama terdapat kejadian lucu hehehe, banyak peserta atau lebih tepatnya ibu-ibu guru yang membawa laptop yang canggih2 dari punyaku tapi ternyata saya juga dipanggil hanya untuk menghidupkan laptop alasannya punya anaknyalah, ato disuruh tolong bukain excel dong wkwkwkwkwk ternyata mempunyai teknologi terdepan bukan berarti menguasainya tetapi malah gaptek alias gagap teknologi hahahaha, hari kedua malah ada yang nanya email itu apaan sih hehehhe kata pengajar kami dari Bank Dunia bahwa pasti kesulitan yang kami alami adalah mengenai penggunaan komputer bukan pada aplikasi dan ternyata benar juga yaaa di daerah yang penuh sumber daya alam yang melimpa ternyata malah kami menjadi sedikit dibelakang masalah teknologi, saya merasa karena daerah yang begitu luas menjadi kendala dalam pembangunan meskipun sumber daya alam melimpah, tenaga IT atau partisipan IT sangat jarang di Tanah yang diberkati ini, bukan karena kemalasan atau adat tetapi ketersediaan alat, bahan dan informasi yang sangat minim, jika kita menilik kalimantan yang hampir sama besar pulaunya saja terdiri dari 4 provinsi sedangkan di Tanah yang diberkati ini baru 2 provinsi sehingga saya rasa akan tersendat pembangunannya,jika infrastruktur saja susah bagaimana IT bisa masuk sedangkan masyarakat belum siap menerima yang namanya internet hehehe, ooo Tuhan bukalah hikmat pengetahuan mengenai IT untuk diriku agar dapat membagikannya kepada anak-anak yang ada di Tanah yang Engkau berkati, ok ? sekian untuk hari ini
0 Comments
Obet dan Oto tidur di hutan, tapi nyamuk banyak yang gigit dong dua. truz oto pu ide "Obet tong pasang kelambu sudah supaya nyamuk tra bisa gigit tong dua lagi, to ?" Obet bilang " yo sudah."
Pas dong dua su dalam kelambu, tiba2 oto lihat kunang-kunang diluar. karena oto kaget jadi oto kasih bangun obet truz bilang " obet-obet ko bangun dulu n tenang, ko liat 'e nyamuk ada jalan cari tong dua dengan senter. " wkwkwkwkw
Pas dong dua su dalam kelambu, tiba2 oto lihat kunang-kunang diluar. karena oto kaget jadi oto kasih bangun obet truz bilang " obet-obet ko bangun dulu n tenang, ko liat 'e nyamuk ada jalan cari tong dua dengan senter. " wkwkwkwkw
Ada seorang cucu lagi lihat anjing kawin terus nene datang jadi cucu tanya sama nene.
cucu : nene, itu dong ada bikin apa ?
nene tidak jawab tapi nene langsung menangis.
cucu liat trus kaget lalu cucu tanya
cucu : nene, kenapa menangis ?
trus nene jawab
nene : nene, menangis karena ingat itu tete pu gerakan favorit ....!
cucu : nene, itu dong ada bikin apa ?
nene tidak jawab tapi nene langsung menangis.
cucu liat trus kaget lalu cucu tanya
cucu : nene, kenapa menangis ?
trus nene jawab
nene : nene, menangis karena ingat itu tete pu gerakan favorit ....!
Ruben sedang menempuh perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dengan menggunakan bis malam. Di tengah perjalanan, saat bis tersebut berhenti di sebuah terminal, seorang kakek tua naik dan menawarkan buku-buku bacaan pada semua penumpang. Sesampainya di kursi Ruben:
“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar sang kakek.
Ruben yang kebetulan sedang tidak bisa tidur pun tertarik. “Ada buku misteri atau horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor yah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”
“Boleh juga tuh. Berapa harganya?”
“Seratus lima puluh ribu, nak”
“Walah, mahal bener harganya, kek”.
“Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya”, si kakek berpromosi ala sales panci.
Ruben pun akhirnya mengalah. Uang seratus lima puluh ribu berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Ruben.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”
Jantung Ruben berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga akhirnya si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Ruben selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Ruben melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.
“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Ruben bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Ruben membaca huruf demi huruf yang tercantum:
Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing
Harga Pas: Rp 15.000,-
“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar sang kakek.
Ruben yang kebetulan sedang tidak bisa tidur pun tertarik. “Ada buku misteri atau horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor yah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”
“Boleh juga tuh. Berapa harganya?”
“Seratus lima puluh ribu, nak”
“Walah, mahal bener harganya, kek”.
“Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya”, si kakek berpromosi ala sales panci.
Ruben pun akhirnya mengalah. Uang seratus lima puluh ribu berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Ruben.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”
Jantung Ruben berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga akhirnya si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Ruben selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Ruben melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.
“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Ruben bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Ruben membaca huruf demi huruf yang tercantum:
Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing
Harga Pas: Rp 15.000,-
Ada pasangan suami istri sudah menikah 3 tahun. Sang suami punya hoby hanya satu kalo ada di rumah yaitu menggauli istri tiap malam, sampai2 sang istri merasa kecapean. Bayangin 360 hari X 3 tahun = sekian kali digauli. Sementara tetangga sebelahnya kecanduan merokok sudah 3 tahun juga. Suatu malam terjadi percakapan.
Istri : ” Mas saya mau cerita…..”
Suami : ” Cerita apa…… ”
Istri : ” Anu mas…. Tetangga sebelah…”
Suami : ” Emang kenapa tetangga kita?”
Istri : ” Iya… tetangga kita sudah 3 tahun kecanduan rokok…. Dan sekarang sudah bisa berhenti…,”
Suami :” Terus…..”
Istri :” Apa hoby mas juga bisa berhenti dulu…. ?”
Suami :” Hmmm ok… kita pisah kamar aja ”
Malam pertama… si suami gelisahnya minta ampun, malam kedua, ketiga si suami kuat.. dan bisa tahan.
Pas hari ketujuh… kamar si suami ada yang mengetuk…
Suami :” Siapa?”
Istri :” Saya mas….”
Suami :” Ada apa?”
Istri :” Anu mas… saya hanya ingin ngasih tahu…. bahwa tetangga sebelah udah merokok lagi….”
Istri : ” Mas saya mau cerita…..”
Suami : ” Cerita apa…… ”
Istri : ” Anu mas…. Tetangga sebelah…”
Suami : ” Emang kenapa tetangga kita?”
Istri : ” Iya… tetangga kita sudah 3 tahun kecanduan rokok…. Dan sekarang sudah bisa berhenti…,”
Suami :” Terus…..”
Istri :” Apa hoby mas juga bisa berhenti dulu…. ?”
Suami :” Hmmm ok… kita pisah kamar aja ”
Malam pertama… si suami gelisahnya minta ampun, malam kedua, ketiga si suami kuat.. dan bisa tahan.
Pas hari ketujuh… kamar si suami ada yang mengetuk…
Suami :” Siapa?”
Istri :” Saya mas….”
Suami :” Ada apa?”
Istri :” Anu mas… saya hanya ingin ngasih tahu…. bahwa tetangga sebelah udah merokok lagi….”
FRANS & IRENE Mudika di suatu paroki sangat aktif dlm mengikuti kegiatan-kegiatan paroki, baik rohani maupun kegiatan-kegiatan lainnya. Mereka selalu bekerja sama di dalam menjalankan kegiatan- kegiatan di Mudika,
“tiada Frans tanpa Irene” atau “Ada Irene ada Frans”,demikian ungkapan teman-teman Mudika yang lain. Teman-teman Mudika yang lain sering mengolok-olokan dan menjodohkan mereka berdua, mereka hanya tersenyum saja. Sampai pada suatu hari, sehabis mengikuti Misa Sabtu Sore, mereka mengikut Bible Study , yang diadakan di samping gereja. Sepulang dari Bible Study, hari belum begitu malam,Frans akan mengantarkan Irene pulang kerumah dengan mobilnya. Di dalam mobil,
Frans : “Irene, bagaimana kalau kita makan dulu di Pecenongan?”
Irene : “Terserah kamu saja Frans.”
Setelah makan,
Frans : “Irene, bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu? Malam ini kan malam minggu besok hari libur.”
Irene : “Terserah kamulah Frans.”
Mobil melaju dari pecenongan ke arah pantai utara, dimana banyak mobil-mobil lain memarkirkan kendaraannya di tepi pantai, demikian pula Frans memarkir kendaraannya di tepi pantai, mereka tidak turun dari mobil, hanya duduk-duduk saja didalam mobil mendengarkan musik, bercerita dari satu hal ke hal yang lain, hingga akhirnya mereka kehabisan bahan untuk bercerita lagi. Irene & Frans berdiam diri sambil mendengarkan alunan musik. Lalu… tiba-tiba…. Frans meletakkan tangannya di atas paha (maaf diatas pangkuan) Irene, tetapi Irene hanya diam saja, beberapa detik kemudian ’si tangan’ tsb bergerak beberapa inci (hanya beberapa inci) dan Irene…menggumam “Mmmm… Frans, Ingatlah pada Amsal 15″.
Setelah mendengarkan perkataan Irene tentang Amsal 15, walaupun tidak tahu atau lupa akan isinya, Frans langsung menarik tangannya, ia merasa disadarkan seketika itu juga.
Frans :”Maafkan saya.”
Irene : “Tak apa”
Mereka pulang. Di rumah, Frans langsung masuk kamar & mengambil kitab suci, membuka Amsal 15, isinya : “teruskanlah, jalanmu sudah benar.”
“tiada Frans tanpa Irene” atau “Ada Irene ada Frans”,demikian ungkapan teman-teman Mudika yang lain. Teman-teman Mudika yang lain sering mengolok-olokan dan menjodohkan mereka berdua, mereka hanya tersenyum saja. Sampai pada suatu hari, sehabis mengikuti Misa Sabtu Sore, mereka mengikut Bible Study , yang diadakan di samping gereja. Sepulang dari Bible Study, hari belum begitu malam,Frans akan mengantarkan Irene pulang kerumah dengan mobilnya. Di dalam mobil,
Frans : “Irene, bagaimana kalau kita makan dulu di Pecenongan?”
Irene : “Terserah kamu saja Frans.”
Setelah makan,
Frans : “Irene, bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu? Malam ini kan malam minggu besok hari libur.”
Irene : “Terserah kamulah Frans.”
Mobil melaju dari pecenongan ke arah pantai utara, dimana banyak mobil-mobil lain memarkirkan kendaraannya di tepi pantai, demikian pula Frans memarkir kendaraannya di tepi pantai, mereka tidak turun dari mobil, hanya duduk-duduk saja didalam mobil mendengarkan musik, bercerita dari satu hal ke hal yang lain, hingga akhirnya mereka kehabisan bahan untuk bercerita lagi. Irene & Frans berdiam diri sambil mendengarkan alunan musik. Lalu… tiba-tiba…. Frans meletakkan tangannya di atas paha (maaf diatas pangkuan) Irene, tetapi Irene hanya diam saja, beberapa detik kemudian ’si tangan’ tsb bergerak beberapa inci (hanya beberapa inci) dan Irene…menggumam “Mmmm… Frans, Ingatlah pada Amsal 15″.
Setelah mendengarkan perkataan Irene tentang Amsal 15, walaupun tidak tahu atau lupa akan isinya, Frans langsung menarik tangannya, ia merasa disadarkan seketika itu juga.
Frans :”Maafkan saya.”
Irene : “Tak apa”
Mereka pulang. Di rumah, Frans langsung masuk kamar & mengambil kitab suci, membuka Amsal 15, isinya : “teruskanlah, jalanmu sudah benar.”
Seorang Pemuda yang maniak pada masalah seks, ketika sedang mengembara menemukan lampu ajaib, dan ketika digosok muncullah jin yang sanggup memberikan tiga permintaan apa saja.
Maka berkatalah si pemuda:
“Pertama, saya ingin wajah saya menjadi semakin tampan. Kedua, saya ingin bodi saya menjadi semakin seksi. Ketiga, saya ingin kemaluan saya bisa sampai menyentuh tanah.”
Maka, jadilah dia seorang pemuda yang tampan, berbodi seksi, dan tanpa kedua kaki.
Maka berkatalah si pemuda:
“Pertama, saya ingin wajah saya menjadi semakin tampan. Kedua, saya ingin bodi saya menjadi semakin seksi. Ketiga, saya ingin kemaluan saya bisa sampai menyentuh tanah.”
Maka, jadilah dia seorang pemuda yang tampan, berbodi seksi, dan tanpa kedua kaki.
Ada orang kaya yang selama hidupnya terkenal sangat pelit dan suka memeras sesama temannya. Sepuluh tahun sebelum meninggal dia berubah total menjadi orang baik dan sangat dermawan. Lebih dari seratus milyar uangnya disumbangkan untuk pembangunan mesjid, gereja panti asuhan, pokoknya hidupnya berubah 360 derajat. Pada waktu meninggal tetap aja dia harus masuk neraka karena kejahatannya tapi oleh malaikat dia diberi dispensasi. Digambarkan neraka ibarat kamar-kamar yang berderet-deret dan tiap kamar berisi siksaan yang berbeda tergantung dari dosa manusianya. Nah, karena si kaya itu juga punya kebaikan maka dia disuruh memilih kamar mana yang sekiranya terbaik menurutnya. Akhirnya pilihannya jatuh pada kamar nomor 315 dimana disitu digambarkan manusia cuma direndam air tinja sebatas dada saja. Setelah tanda tangan sebagai persetujuan + cap jempol maka masuklah si kaya ke kolam tersebut.
Si kaya mulai berendam dan tersenyum, “kalau siksaan gini aja kagak apa-apa, paling2 nahan bau aja dan masih bisa ngobrol sama orang laen.”
Lima menit kemudian terdengar suara malaikat dari mikrofon “Waktu istirahat telah selesai, silakan menyelam kembali…”
Si kaya mulai berendam dan tersenyum, “kalau siksaan gini aja kagak apa-apa, paling2 nahan bau aja dan masih bisa ngobrol sama orang laen.”
Lima menit kemudian terdengar suara malaikat dari mikrofon “Waktu istirahat telah selesai, silakan menyelam kembali…”
1. Adalah hal yang penting untuk menemukan seorang wanita yang pandai memasak dan mengatur rumah.
2. Adalah hal yang penting untuk menemukan seorang wanita yang dapat menghasilkan banyak uang.
3. Adalah hal yang penting untuk menemukan seorang wanita yang sangat menyukai seks.
4. Dan yang paling penting adalah menjaga agar ketiga wanita ini tidak pernah bertemu.
2. Adalah hal yang penting untuk menemukan seorang wanita yang dapat menghasilkan banyak uang.
3. Adalah hal yang penting untuk menemukan seorang wanita yang sangat menyukai seks.
4. Dan yang paling penting adalah menjaga agar ketiga wanita ini tidak pernah bertemu.
Setelah berolah raga scuba diving bersama, seorang suami kehilangan pasangannya dan melaporkan ke pihak polisi pantai. Polisi yang mengusutnya ternyata baru berhasil menemukan istri bapak tersebut setelah lebih dari 24 jam tenggelam.
Polisi : “Kami berhasil menemukan istri bapak dan membawa kabar buruk dan baik mengenai istri Bapak.”
Suami : “Tolong sebutkan kabar buruknya saja terlebih dahulu!”
Polisi : “Istri Bapak ternyata hanyut dan terbawa arus sampai di dasar laut yang cukup dalam dan baru bisa diangkat besok.”
Suami: “Kabar baiknya?”
Polisi: “Anggota kami menemukan beberapa lobster berukuran besar dan beberapa kepiting besar di atas tubuh istri Bapak.”
Polisi : “Kami berhasil menemukan istri bapak dan membawa kabar buruk dan baik mengenai istri Bapak.”
Suami : “Tolong sebutkan kabar buruknya saja terlebih dahulu!”
Polisi : “Istri Bapak ternyata hanyut dan terbawa arus sampai di dasar laut yang cukup dalam dan baru bisa diangkat besok.”
Suami: “Kabar baiknya?”
Polisi: “Anggota kami menemukan beberapa lobster berukuran besar dan beberapa kepiting besar di atas tubuh istri Bapak.”
Di sebuah hotel seorang pria tanpa sengaja menyikut seorang wanita dan berkata: “Aduh, maaf beribu maaf. Jika hati anda selembut dada anda, anda pasti akan memaafkan saya.”
Wanita tersebut membalas: “Jika “ANU” anda sekeras sikut anda, saya ada di kamar 603.”
Wanita tersebut membalas: “Jika “ANU” anda sekeras sikut anda, saya ada di kamar 603.”
KONDOM protes pada PEMBALUT WANITA :
Ketika lu lagi dipake, penjualan gue anjlok selama 7 hari”
Jawab Softex : “Ah baru 7 hari, kalo lu bocor sekali aja, penjualan gue mandeg 9 bulan, tau!
Ketika lu lagi dipake, penjualan gue anjlok selama 7 hari”
Jawab Softex : “Ah baru 7 hari, kalo lu bocor sekali aja, penjualan gue mandeg 9 bulan, tau!
Alkisah ada orang gila yg mengira dirinya tuh jagung jadi dia takut banget sama ayam karena takut banget di makan. tiap kali liat ayam dia pasti lari terbirit2. akhirnya, orang gila ini dimasukin ke rumah sakit jiwa.
Setaun… dua taun.. tiga taun… akhirnya dia dipanggil oleh sang dokter.
“kamu sudah tau sekarang kamu ini siapa?” kata si dokter.
“sudah dokter,” sahut si orang gila
“jadi kamu ini siapa?”
“saya orang, dokter.”
“bener?”
“iya dokter, saya orang.. bukan jagung.”
“jadi kamu gak takut lagi sama ayam kan?”
“enggak dokter.. gak takut lagi..”
“tapi dokter,” sela si orang gila,” saya ada satu pertanyaan..”
“apa itu?”
“ayam2 itu….. tau gak ya kalau saya sudah berubah jadi orang?”
Setaun… dua taun.. tiga taun… akhirnya dia dipanggil oleh sang dokter.
“kamu sudah tau sekarang kamu ini siapa?” kata si dokter.
“sudah dokter,” sahut si orang gila
“jadi kamu ini siapa?”
“saya orang, dokter.”
“bener?”
“iya dokter, saya orang.. bukan jagung.”
“jadi kamu gak takut lagi sama ayam kan?”
“enggak dokter.. gak takut lagi..”
“tapi dokter,” sela si orang gila,” saya ada satu pertanyaan..”
“apa itu?”
“ayam2 itu….. tau gak ya kalau saya sudah berubah jadi orang?”
Seorang karyawan sebuah perusahaan merasa sangat gembira setelah mendapatkan kabar bahwa ia terpilih utk mewakili perusahaanya guna mengikuti suatu seminar di luar negeri. Setibanya di lokasi seminar, para peserta seminar diberi lembar isian oleh panitia yg isinya ttg biodata
peserta. “Saudara sekalian, tolong isi biodata anda guna keperluan penerbitan sertifikat setelah seminar ini selesai” “Silahkan saudara saudara mengisi pada kolom yg tersedia sesuai dg jawaban anda masing masing”
Dengan tenang sang karyawan tsb mengisi kolom demi kolom sampai selesai dan mengembaikannya pd panitia. Sambil menunggu bbrp peserta lain yg masih mengisi lembaran biodata, sang karyawan yg sedang penasaran mencoba bertanya kpd rekan disebelahnya dr Inggris yg juga sudah selesai mengisi lembarannya :
“Apa yg anda isikan pd kolom sex, tadi”
Dengan bingung si Inggris menjawab “Tentu saja saya isi male, emangnya anda mengisi apa?”
“5 times a week” jawab karyawan tersebut.
peserta. “Saudara sekalian, tolong isi biodata anda guna keperluan penerbitan sertifikat setelah seminar ini selesai” “Silahkan saudara saudara mengisi pada kolom yg tersedia sesuai dg jawaban anda masing masing”
Dengan tenang sang karyawan tsb mengisi kolom demi kolom sampai selesai dan mengembaikannya pd panitia. Sambil menunggu bbrp peserta lain yg masih mengisi lembaran biodata, sang karyawan yg sedang penasaran mencoba bertanya kpd rekan disebelahnya dr Inggris yg juga sudah selesai mengisi lembarannya :
“Apa yg anda isikan pd kolom sex, tadi”
Dengan bingung si Inggris menjawab “Tentu saja saya isi male, emangnya anda mengisi apa?”
“5 times a week” jawab karyawan tersebut.
Di stasiun kereta Jatinegara ada 2 orang Inggris dan 2 orang Yahudi sedang antre tiket ke Bandung. Si Inggris memperhatikan si Yahudi membeli tiket, mereka heran karena Yahudi itu hanya membeli hanya 1 tiket.
Lalu saat mereka naik ke dalam kereta, ternyata duduknya berdekatan. Setelah kereta jalan dan petugas datang untuk memeriksa tiket, kedua Yahudi itu bergegas masuk ke dalam toilet. Saat petugas menggedor pintu toilet untuk memeriksa tiket, pintu dibuka dan tampak tangan yang menjulurkan tiket kereta. ” Oh, begitu rupanya cara untuk mengakali tiket kereta, ” pikir si Inggris.
Pada perjalanan balik dari Bandung, si Inggris kebetulan bertemu lagi dengan si Yahudi. Si Inggris bertekad mempraktekkan cara si Yahudi dengan hanya membeli 1 tiket. Eh, ternyata si Yahudi tidak membeli tiket sama sekali. Si Inggris heran : ” Akal-akalan apa lagi ini?”
Cerita yang sama, petugas datang memeriksa tiket, lalu si Inggris berdua bergegas masuk ke dalam toilet. Si Yahudi langsung bangkit dan Mengetuk pintu toilet. Si Inggris mengangsurkan tiket dari balik pintu. Si Yahudi mengambil tiket Si Inggris dan dengan tenang menuju ke toilet yang lain.
Lalu saat mereka naik ke dalam kereta, ternyata duduknya berdekatan. Setelah kereta jalan dan petugas datang untuk memeriksa tiket, kedua Yahudi itu bergegas masuk ke dalam toilet. Saat petugas menggedor pintu toilet untuk memeriksa tiket, pintu dibuka dan tampak tangan yang menjulurkan tiket kereta. ” Oh, begitu rupanya cara untuk mengakali tiket kereta, ” pikir si Inggris.
Pada perjalanan balik dari Bandung, si Inggris kebetulan bertemu lagi dengan si Yahudi. Si Inggris bertekad mempraktekkan cara si Yahudi dengan hanya membeli 1 tiket. Eh, ternyata si Yahudi tidak membeli tiket sama sekali. Si Inggris heran : ” Akal-akalan apa lagi ini?”
Cerita yang sama, petugas datang memeriksa tiket, lalu si Inggris berdua bergegas masuk ke dalam toilet. Si Yahudi langsung bangkit dan Mengetuk pintu toilet. Si Inggris mengangsurkan tiket dari balik pintu. Si Yahudi mengambil tiket Si Inggris dan dengan tenang menuju ke toilet yang lain.
Seorang mahasiswi seksi yang terancam gagal ujian mendatangi kantor dosennya yang masih muda. Dia melirik ke sekililingnya sebentar, menutup pintunya, dan langsung berlutut di hadapan sang dosen sambil memohon.
“Pak Dosen, Saya bersedia melakukan apapun juga agar lulus ujian….”, ujarnya sambil melirik genit.
Lalu sang mahasiswi mendekat ke arah dosennya, menyibakkab rambutnya, menatap matanya penuh arti. “Kalau Bapak masih belum mengerti maksud saya…” bisiknya, “Saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak mau…”
Dosen muda tadi membalas tatapannya, “Apapun?”
“Apapun!”, jawab sang mahasiswi secepatnya.
Suara dosen itu melembut, “Apapun?”
“Apapun….”
Akhirnya Pak dosen berbisik, “Maukah kamu……… belajar?”
“Pak Dosen, Saya bersedia melakukan apapun juga agar lulus ujian….”, ujarnya sambil melirik genit.
Lalu sang mahasiswi mendekat ke arah dosennya, menyibakkab rambutnya, menatap matanya penuh arti. “Kalau Bapak masih belum mengerti maksud saya…” bisiknya, “Saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak mau…”
Dosen muda tadi membalas tatapannya, “Apapun?”
“Apapun!”, jawab sang mahasiswi secepatnya.
Suara dosen itu melembut, “Apapun?”
“Apapun….”
Akhirnya Pak dosen berbisik, “Maukah kamu……… belajar?”
Sudah kelihatan sejak TK
Bagi yang punya anak di TK. Ingin tau mau jadi apakah anak anda? Gampang. Kumpulkan 30 orang anak TK tersebut, Ibu guru memimpin mereka masuk ruang kelas. Lalu tinggalkan lah mereka … tunggu beberapa saat … Kita lihat apa reaksi mereka …!!!
- Jika mereka tetap ngintil mengikuti terus Ibu Gurunya, nempel terus keluar ruangan … ini cocok di bagian Legal … (selalu "merapat" kepada Top Management)
- Jika mereka kemudian mengambil mainan balok-balok kayu atau lego … dipasang … lalu diberantakin lagi … pasang lagi … berantakin lagi … Kalo bosen ditinggal … Dia cari mainan yang lain lagi … lalu pasang … berantakin lagi … pasang lagi … naaaahhh ini keknya menjadi Bagian IT atau Engineering … (bongkar pasang … cari kesibukan sendiri … jika bosen lalu ditinggal … )
- Jika mereka maju ke papan tulis dan menulis-nulis sesuatu disitu … yup … tentu saja Ini bagian Training and Development (naluri ngajar bouw)
- Bertepuk tangan … menyanyi … berteriak-teriak … menari-nari … ini bagian Operation (tukang "heboh" soalnya …)(demo mulu kerjaannya)
- Berjalan keluar … Jajan cimol dan Harum manis didepan sekolah … Ini bagian Procurement ... (tidak lupa dengan cerewet bertanya … Ini berapa bang … yang itu berapa bang … Yang disitu berapa ?? …)(tapi nggak beli-beli karena uangnya kurang)
- Ambil Tas … buka bekal … makan-makan … minum-minum … hepi-hepi … haha hihi hah … Ini pasti orang-orang Marketing nih … (marketing gitu loh …)(Everyday is a holiday)
- Jika mereka malah berantem sesamanya … cakar-cakaran dsb … Ini pasti cocok di divisi Bussiness Development …
- Mendorong-dorong meja … mengangkat kursi … merapih-rapihkan kelas … melap meja kursi … nyapu kelas … Ini General Affair lah …
- Lari keluar kelas … main-main diluar … main ayunan … main prosotan … main jungkat – jungkit … Gak peduli apa yang terjadi di dalam kelas … Ini bagian Sales dan Customer Service (spesialis "urusan luar" bukan ???). (urusan main)
- Menangis keras … memanggil-manggil bu gurunya … mengarang cerita yang termehek-mehek agar dikasihani gurunya … agar bu gurunya memperhatikan dia …. mmm ini bagian Quality Control atau Internal Control. (specialis komplain dan Tukang ngadu)
- Membuka tas … merogoh k anto ng … membuka dompet barbie/narutonya … menghitung uang recehan disana … atau bahkan menghitung-hitung jumlah jendela yang ada dikelas … itu pasti akan jadi … Finance dan Accounting …
- Ngambil Crayon … coret-coret dinding … mudah saja ini tentu Graphic Design dong …
- Berceloteh … ngobrol … Cerita-cerita sama temannya … ngoceh kesana kemari … ngomong sendiri … berdiri di depan kelas sambil ketawa-ketiwi … ini bagian Public Relation. (spesialis ketawa – ketiwi … dan ngomong kanan kiri …)
- Tarik kursi … berdiri diatas kursi … melihat keluar jendela … menerawang jauh … pura-pura berfikir … Naaaahhh ini lah calon President Direktur kita … (berpandangan visioner jauh kedepan)
- Jika mereka hanya duduk diam .. seperti tidak melakukan apa-apa … naaahhh ini bagian Personalia .. (hihihihi)(yes … Sitting Idle right ???)
- Jika mereka ternyata berdiri di depan pintu … siap siaga selalu memegang handel pintu … buka tutup pintu ….. aaaahhhh ini pasti … Bagian Security atau Door man …)
- Ok-Ok bagaimana kalau dia … Duduk manis sendirian dipojok … membuka buku … membaca dengan tenang … tangan dilipat diatas meja … rapi … dengan harapan Ibu Guru akan memuji dia habis-habisan …. ??? … mmm maaf tipe ini biasanya tidak diterima di bagian mana pun … orangnya kurang asik soalnya … nggak fun … nggak kompak …. (hihihihihi)
( Warning … Ini postingan iseng … sumpah … so jangan dimasukin ke hati & otak )

