ogileaks


The Green Hornet

Britt Reid, putra dan pewaris kekayaan koran terbesar di Los Angeles, seorang playboy manja yang kaya, bahagia namun tanpa tujuan hidup yang jelas. Saat ayahnya, James Reid meninggal, Britt bertemu salah seorang karyawan mengesankan dan banyak akal, Kato. Mereka menyadari bahwa mereka memiliki sumber daya untuk melakukan sesuatu yang berharga dalam hidup mereka. Kato merakit senjata pamungkas, The Black Beauty sebuah mobil dilengkapi senjata berat, sementara Britt memutuskan bahwa untuk menjadi pahlawan, mereka akan bertindak sebagai penjahat. Dengan bantuan sekretaris baru Britt, Case Lenore, mereka mengetahui bahwa penjahat nomor satu dikota tersebut bernama Benjamin Chudnofsky. Benjamin telah bersatu bersama seluruh geng dibawah kekuasaannya dan dia merasa bahwa Green Hornet merupakan ancaman atas kepemimpinannya

MOB : Kuku Babi

ada seorang anak kecil bertemu dengan seorang ibu2,
lalu anak itu berkata " sa tahu ibu orang apa !"
Ibu itu bingung lalu berkata " kalo ko tau sa orang apa ?"
kata anak kecil itu " Ibu orang toraja to!"
Ibu berpikir kok bisa langsung tau ya lalu berkata " Pasti ko liat dari sa pu muka to !"
kata anak itu " bukan."
ibu itu berkata " lalu ko tau dari mana ?"
kata anak itu " sa tau dari tanta pu kuku karena kuku2 itu yang kasi makan babi too??"

hahahaha

My experience

satu minggu sudah terlewati saat dimana hal yang menegangkan serta melelahkan karena kami selaku instruktur telah melakukan training terhadap sd dan smp untuk menggunakan program yang bernama Trims yang dapat dibuka pada microsoft excel, dalam training hari pertama terdapat kejadian lucu hehehe, banyak peserta atau lebih tepatnya ibu-ibu guru yang membawa laptop yang canggih2 dari punyaku tapi ternyata saya juga dipanggil hanya untuk menghidupkan laptop alasannya punya anaknyalah, ato disuruh tolong bukain excel dong wkwkwkwkwk ternyata mempunyai teknologi terdepan bukan berarti menguasainya tetapi malah gaptek alias gagap teknologi hahahaha, hari kedua malah ada yang nanya email itu apaan sih hehehhe kata pengajar kami dari Bank Dunia bahwa pasti kesulitan yang kami alami adalah mengenai penggunaan komputer bukan pada aplikasi dan ternyata benar juga yaaa di daerah yang penuh sumber daya alam yang melimpa ternyata malah kami menjadi sedikit dibelakang masalah teknologi, saya merasa karena daerah yang begitu luas menjadi kendala dalam pembangunan meskipun sumber daya alam melimpah, tenaga IT atau partisipan IT sangat jarang di Tanah yang diberkati ini, bukan karena kemalasan atau adat tetapi ketersediaan alat, bahan dan informasi yang sangat minim, jika kita menilik kalimantan yang hampir sama besar pulaunya saja terdiri dari 4 provinsi sedangkan di Tanah yang diberkati ini baru 2 provinsi sehingga saya rasa akan tersendat pembangunannya,jika infrastruktur saja susah bagaimana IT bisa masuk sedangkan masyarakat belum siap menerima yang namanya internet hehehe, ooo Tuhan bukalah hikmat pengetahuan mengenai IT untuk diriku agar dapat membagikannya kepada anak-anak yang ada di Tanah yang Engkau berkati, ok ? sekian untuk hari ini

Mob 2 : Nyamuk pake senter ......

Obet dan Oto tidur di hutan, tapi nyamuk banyak yang gigit dong dua. truz oto pu ide "Obet tong pasang kelambu sudah supaya nyamuk tra bisa gigit tong dua lagi, to ?" Obet bilang " yo sudah."


Pas dong dua su dalam kelambu, tiba2 oto lihat kunang-kunang diluar. karena oto kaget jadi oto kasih bangun obet truz bilang " obet-obet ko bangun dulu n tenang, ko liat 'e nyamuk ada jalan cari tong dua dengan senter. " wkwkwkwkw

Mob (cerita lucu dari papua)

Ada seorang cucu lagi lihat anjing kawin terus nene datang jadi cucu tanya sama nene.
cucu : nene, itu dong ada bikin apa ?
nene tidak jawab tapi nene langsung menangis.
cucu liat trus kaget lalu cucu tanya
cucu : nene, kenapa menangis ?
trus nene jawab
nene : nene, menangis karena ingat itu tete pu gerakan favorit ....!

buku horror bis malam penasaran

Ruben sedang menempuh perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dengan menggunakan bis malam. Di tengah perjalanan, saat bis tersebut berhenti di sebuah terminal, seorang kakek tua naik dan menawarkan buku-buku bacaan pada semua penumpang. Sesampainya di kursi Ruben:
“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar sang kakek.
Ruben yang kebetulan sedang tidak bisa tidur pun tertarik. “Ada buku misteri atau horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor yah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”
“Boleh juga tuh. Berapa harganya?”
“Seratus lima puluh ribu, nak”
“Walah, mahal bener harganya, kek”.
“Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya”, si kakek berpromosi ala sales panci.
Ruben pun akhirnya mengalah. Uang seratus lima puluh ribu berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Ruben.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”
Jantung Ruben berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga akhirnya si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Ruben selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Ruben melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.
“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Ruben bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Ruben membaca huruf demi huruf yang tercantum:
Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing
Harga Pas: Rp 15.000,-

saya hanya mau ngasih tau mas

Ada pasangan suami istri sudah menikah 3 tahun. Sang suami punya hoby hanya satu kalo ada di rumah yaitu menggauli istri tiap malam, sampai2 sang istri merasa kecapean. Bayangin 360 hari X 3 tahun = sekian kali digauli. Sementara tetangga sebelahnya kecanduan merokok sudah 3 tahun juga. Suatu malam terjadi percakapan.
Istri : ” Mas saya mau cerita…..”
Suami : ” Cerita apa…… ”
Istri : ” Anu mas…. Tetangga sebelah…”
Suami : ” Emang kenapa tetangga kita?”
Istri : ” Iya… tetangga kita sudah 3 tahun kecanduan rokok…. Dan sekarang sudah bisa berhenti…,”
Suami :” Terus…..”
Istri :” Apa hoby mas juga bisa berhenti dulu…. ?”
Suami :” Hmmm ok… kita pisah kamar aja ”
Malam pertama… si suami gelisahnya minta ampun, malam kedua, ketiga si suami kuat.. dan bisa tahan.
Pas hari ketujuh… kamar si suami ada yang mengetuk…
Suami :” Siapa?”
Istri :” Saya mas….”
Suami :” Ada apa?”
Istri :” Anu mas… saya hanya ingin ngasih tahu…. bahwa tetangga sebelah udah merokok lagi….”